Banyuraden \u2013 Sebanyak 25 siswa angkatan pertama sekolah lansia di Bina Keluarga Lansia (BKL) Banyu Manunggal Banyuraden angkatan pertama mengikuti Wisuda Lansia di Grha Sarina Vidi, Rabu (23\/10) pagi. Sekolah lansia di Kabupaten Sleman difasilitasi oleh BKKBN Perwakilan Provinsi DIY dan Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) dan instansi terkait lainnya. Turut mengikuti prosesi wisuda yakni Sekolah Lansia dari BKL Melati Banyurejo sebanyak 38 orang, BKL Cemara Pondokrejo sebanyak 50 orang, BKL Melati Condongcatur sebanyak 42 orang, BKL Lentera Tegaltirto sebanyak 40 orang, dan BKL Apel Gayamharjo sebanyak 25 orang.

Kaper BKKBN secara resmi membuka acara wisuda. \u201cTerima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya wisuda pertama Sekolah Lansia di Kabupaten Sleman tahun 2024\u201d, ungkapnya. Beliau juga menyampaikan bahwa sekolah lansia diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentang konsep smart dalam lingkup tujuh dimensi lansia tangguh, yang meliputi spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional, dan lingkungan. Harapannya mereka bisa menjadi Lansia Berdaya dan Selalu Bahagia.

Lurah Banyuraden, Sudarisman S.T beserta Ketua TP-PKK Banyuraden turut serta mengikuti prosesi wisuda lansia. Prosesi wisuda dikemas sedemikian rupa, guna menunjukkan nuansa kebahagiaan dan kebanggaan. Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat. Perwakilan wisudawan tiga orang per sekolah lansia maju ke atas panggung untuk menerima samir oleh Kaper BKKBN DIY, pemindahan tali kucir oleh Pjs Bupati dan pemberian sertifikat oleh Ka Dinas P3AP2KB. Sedangkan wisudawan lain menyesuaikan pemakaian samir dan pemindahan tali kucir secara mandiri. Di akhir acara, dilakukan foto bersama dan penampilan Kesenian Angklung dari Sekolah Lansia Cemara Pondokrejo.